sama rasa sama rata

June 26, 2012 § 10 Comments

Teras Kost Oris

“Sms dari siapa?” Oris.
“Bang Dedy. Mastiin jadi jalan ga ntar abis isya sama anak-anak. Mau ikut?” Danu.
“Kemana?”
“Paling ke Semesta ato Raminten. Belum tau. Ikut ga? Besok kau udah balik Jakarta kan.”
“Ga deh. Udah janji duluan mo jalan sama Ega. Ladies Night.”
“Ya udah kalo gitu. Balik dulu aku. Mandi sana kau.”
“Iye. Bawel. Ati-ati. Salam buat yang lain.”
“Hahaha.. Kau tuh yang ati-ati. Jakarta kejam Neng.”
“Semprul. Pulang sono.”

Kost Danu

“Dari mana?” Faiz.
“Tempatnya Oris.” Danu.
“Oh. Ikut dia ntar?”
“Ga. Sibuk dia.”
“Oris kapan balik Jakarta?”
“Besok.”
“Sedih donk kamu?”
“Sedih kenapa?”
“Itu ditinggal pacar pulang kota.”
“Pacar? Siapa?”
“Oris.”
“Pacar dari Hongkong!”
“Emang kamu belum bilang ya?”
“Bilang apa?”
“Nembak.”
“Susah. Takut juga nanti malah jadi awkward kalo ternyata dia ga ada feeling apa-apa.”
“Buakakakakak.. Friendzone oh friendzone. Pedih Bung.”
“Diam kau. Mandi sana. Jadi jalan ga?”
“Aku punya temaaan. Teman sepermainaaan. Kemana ada dia selalu ada…”
“DIAM!”

Raminten Cafe

“Nu, itu bukannya Oris?” Faiz.
“Mana?” Danu.
“Ituuuh.. Dua cewek yang lagi di meja kasir itu. Salah satunya bukannya Oris? Sama sapa dia? Ris. Oris!”
“Faiz?” Oris.
“Sama sapa?” Faiz.
“Ini sama temen. Ga, kenalin ini temen-temen kampus gue. Ini Faiz, Danu, eh lo udah kenal ya ma Danu. Bang Dedy, Bang Nofal, Reza, dan yang cungkring macam anak kurang makan ini Malik.”
“Ega.” Ega.
“Tadi kata Danu kamu diajakin nolak. Sibuk. Eh malah ketemu di sini.”
“Kan udah ada janji duluan. Ga tau juga bakal ketemu di sini. Kirain kalian ke Semesta secara di sana lagi ada acara.”
“Udah dapet meja? Gabung sini aja Ris.” Bang Dedy.
“Udah bang, udah dapet meja.” Oris.
“Dimana?” Faiz.
“Di atas. Aku duluan ya.” Oris.

Lantai 2 Raminten Cafe

“Elo sengaja kan?” Ega.
“Sengaja apa?” Oris.
“Sengaja ke Raminten. Biar bisa ketemu Danu.”
“Hehehe.. Enggak kok. Asli gue pikir mereka bakal ke Semesta. Kan lagi ada Live Music di sana.”
“Halah. Gaya lo. Doyan aja jual mahal. Biasanya juga main tabrak.”
“Hahahaha.. Bukan jual mahal. Cuma jiper. Yang ini beda soalnya. Bisa berantakan itu temenan bertaun-taun kalo ternyata dia ke gue ga sama rasa sama rata. ”

~~~~~~~

uhuk..

*melipir kece*

~salam~

Tagged: ,

§ 10 Responses to sama rasa sama rata

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading sama rasa sama rata at pethakilan.

meta

%d bloggers like this: