henti di sini

January 7, 2012 § Leave a comment

berjalan dan tertawa tanpa kata-kata tuk ungkapkan apa yg ada di hati dan kepala. bukan karena sedang tak punya hati ato kepala, itu terlalu mengerikan, hanya mengering. sudah berusaha mendramatisir agar kembali basah tapi nyatanya tak juga berhasil. sungguh-sungguh berusaha.

biasanya saat melamun baik sendiri atopun berjamaah, mesin cetak kata bekerja tanpa henti. biasanya saat sedang bersama, mulut ini tak kurang-kurang menanggapi. biasanya seburuk apapun keadaannya, tetap saja sanggup bercerita apa yg tengah terjadi.

sekarang, semua hanya diam yg tersisa.

berkata-kata, baik lisan maupun tulisan, sedikit banyak membantu ringankan masalah. tapi kini kedua hal itu tak lagi berimbas apapun. kata, hanya jadi sekedar kata. melelahkan. tak ada lagi keinginan tuk mengeluarkannya. lucu, padahal ini musim hujan, musim di mana lisan dan tulisan seharusnya semakin produktif, minimal tuk sekedar ucapkan keluh ato roman picisan.

berantakan. satu persatu segalanya jatuh berantakan. rasanya seperti berada di dalam jurang. disergap kegelapan, tidak menemukan tempat berpijak, mengapai-gapai, takut bergerak, khawatir ternyata ini belum menyentuh dasar, dan akan jatuh jauh lebih dalam lagi. lost control.

jadi lebih baik diam. menenangkan diri. agar tak implusif bertindak lalu kembali terperosok. karena masalah takkan pernah ada habisnya, satu selesai muncul tiga, dua selesai muncul lima. saling menggantikan, bahkan hingga lewat masa yg disebut kematian.

absurd.

tuk sementara sampai sini saja pertemuan kita, adios kawan semua. maafkan semua kata yg telah terlontar. mungkin dilain waktu kita kan bertemu kembali. mungkin di jurnal ini, mungkin di jurnal yg lain. entah kapan.

* … *

~salam~

Comments are closed.

What’s this?

You are currently reading henti di sini at pethakilan.

meta

%d bloggers like this: