sepotong cerita di suatu hari

September 13, 2011 § 6 Comments

Di depan barisan poster pemutaran film hari ini.

Berdiri dua anak manusia berdebat.

“Minggu lalu kan udah jatahmu pilih film, jadi sekarang jatahku dan aku mau nonton ini.” Ujar Danu sembari menunjuk poster film yang dia maksud.

Oris diam memandang poster film yang Danu maksud. Dia tahu betul mengapa Danu memilih film tersebut untuk tontonan mereka minggu ini, pasti karena apa yang telah Oris lakukan pada Danu saat terakhir kalinya mereka menonton film.

“Kenapa? Ga berani?” Danu bertanya, atau lebih tepatnya menantang.

Kuat-kuat Oris menggeleng. “Bukan ga berani tapi buat apa sih nonton film beginian? Buang-buang duit amat.”

“Ga perduli.” Tanduk di kepala Danu sudah tegak berdiri. Dia tahu betul Oris paling anti dengan film horor. Bukan takut, hanya malas karena ‘penampakan’ di film horor lebih ‘wow’ daripada aslinya. Terlalu berlebihan.

“Asem!” Oris mengumpat pelan. Dia menyesal telah menyiram Danu dengan sisa air teh dalam kemasan saat Danu ketiduran menonton film pilihan Oris minggu lalu, tipikal film membosankan yang harus berpikir keras untuk mengerti jalan ceritanya. Oris sendiri juga tertidur waktu itu, hanya saja dia bangun terlebih dulu dan sayangnya Danu tidak mengetahui hal tersebut.

Dua tiket film sudah di tangan, lima belas menit lagi pintu teather akan dibuka. Oris sibuk mengabsen berbagai jenis aneka satwa dan Danu sibuk tertawa tanpa suara.

~~~~~~~

hahahaha.. fiksi nih fiksi.

*sigh*

~salam~

Tagged: ,

§ 6 Responses to sepotong cerita di suatu hari

  • niQue says:

    pembaca kecewa ..
    kirain kisah nyata tibake kok fiksi😛

    ~~~~~~~
    *kasih mb niq permen biar ga jd kecewa*
    hehhehehhe..

  • Asop says:

    Nyali saya kecil.. saya juga ga suka pilem horor…😐
    Tapi kalo baca cerita horor atau dengerin cerita horor, saya suka!!😳

    Ayo Bang, cerita lagi dong!😀

    ~~~~~~~
    belum ketemu lagi ma yg horor (?) makanya ga ada yg bs diceritain
    *bukannya ngarep ketemu lagi*
    hehhehhehe

  • usagi says:

    Bangggggg!!!!!!!
    Kagak ade yg lebih horor bang
    Kirain abang lagi ngajak siape nonton :p

    ~~~~~~~
    hahahhahaha..
    emang menurutmu ini siapa yg lg diajak?

  • fitrimelinda says:

    beuhh..aku paling ga suka nonton film horor..bikin tegang sendiri..

    ~~~~~~~
    hehhehhehhe..
    kalo tegang rame2 suka fit?
    *apaseh garing deh gue*

  • Nandini says:

    paragraf terakhir bagus😀

    ayoo bikin fiksi lagiiiii…

    ~~~~~~~
    dari sekian paragraf, cuma terakhir yg bagus?
    huaaaaaa..
    *urek2 rumput di pojok lapangan sepak bola*

  • bintang says:

    yeyyyeeyy
    ini fiksi niii
    *sigh*
    😆 😆 😆

    ~~~~~~~
    kumat deh ga jelasnya..😆

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading sepotong cerita di suatu hari at pethakilan.

meta

%d bloggers like this: