saya tahu

July 10, 2011 § 5 Comments

saya tahu, sekolah itu mahal. saya tau, menuruti keinginan orang tua itu ibadah. saya tahu, marah pun sia-sia. dan untuk hal-hal yg lain itu pun saya tahu. sungguh saya tahu.

tapi sungguh, rasanya ingin marah saat dihadapkan dengan kondisi seperti saat ini.

saat memutuskan hal tersebut saya tidak diajak berunding, bukan? saat saya mengajukan opsi lain, opsi tersebut ditentang tanpa pertimbangan, bukan? lalu, mengapa sekarang saya yg ditumpahi segala perkataan-perkataan tersebut? mengapa sekarang saya harus bertanggungjawab atas hal tersebut? mengapa sekarang saya harus dihinggapi rasa bersalah akan hal itu? mengapa sekarang itu jadi salah saya?

saya tahu, sekolah itu mahal. lalu, mengapa harus memilih sekolah yg lebih mahal lagi? bagus tidak sekolah itu tidak dilihat dari harganya. sudah ada buktinya kan?! belum lama bukannya sudah mengeluh soal kualitas dan harga yg tak sebanding, lalu mengapa sekarang dilakukan lagi. dan mengapa sekarang juga mengeluhkan soal harga? tidak tahukah apa itu yg namanya RESIKO dan KOMPENSASI?

saya tau, menuruti keinginan orang tua ibadah. lalu mengapa sang orang tua tetap marah disaat si anak telah menerangkan mengapa dia tak bisa melaksanakan keinginan tersebut dengan nada rendah? dan mengapa saat si anak sudah menjalankan keinginan sang orang tua lalu keinginan tersebut hasilnya tidak baik (seperti yg sudah dikatakan si anak di awal), sang orang tua tetap marah? mengeluh dan mengatakan si anak durhaka. tidak ingatkah apa yg sudah dikatakan di awal?

saya tahu, marah pun sia-sia. karena dimana-mana ga ada orang tua durhaka sama anak, yg ada hanyalah anak durhaka sama orang tua. jadi buat apa marah? sungguh tidak berguna, karena mau gimana-gimana juga tetap saja di matanya itu saya yg salah. entah benar ato salah, tetap itu salah saya. iya kan?!

tapi sungguh saat ini saya benar-benar ingin memukul sesuatu, melampiaskan emosi yg terus-menerus saya telan bolak-balik sejak satu jam lalu.

agar saya tak durhaka tentunya.

*memejamkan mata, menarik nafas, mengeluarkannya perlahan, dan diam*

~salam~

Tagged: , , , ,

§ 5 Responses to saya tahu

  • niQue says:

    sedih saya
    tau persis rasanya seperti apa
    tapi ya begitulah
    orang tua tidak pernah salah
    selalu saja anak yang salah
    nasib dah yang jadi anak😦
    dan jika punya anak nanti semoga saya tidak meniru apa2 yang saya tidak sukai dari kedua orang tua saya, aamiin!

    ~~~~~~~
    aduh.. jangan sedih mbak niq..
    hari minggu kok sedih *emang ada hubungannya?!*
    hehehehe..
    semoga ya mbak,
    secara aku tau kok jadi orang tua itu juga ga mudah

  • mylitleusagi says:

    *sediain punggung buat di pukul aki..*
    *kasih rokok sama kopi biar marahnya si aki ilang..*
    ya itu lah orang tua..
    pasal 1 orang tua selalu benar..
    pasal 2 jika orang tua salah liat kembali pasal 1

    ~~~~~~~
    jiaaah.. kayak kuat aja lo nerima pukulan gue
    asem, dikira gue jin apa dikasih sajen kopi ma rokok biar ga ngamuk
    ahhahhahah..

  • bintang says:

    sementara diem aja.
    Daripada ada yg marah lagi.
    *memang ga nyumbang solusi*

    ~~~~~~~
    marah lagi kenapa tang?

  • 'Ne says:

    baguslah bisa melampiaskan di blog ini, setidaknya itu akan mengurangi sedikit yang menyesakkan dada, sori gak bisa nasehatin dan gak bisa kasih masukan juga hehe..

    semoga semua bisa diatasi dan segera kembali baik2 saja..

    ~~~~~~~
    hehehehehe.. semoga..

  • […] gaya banget dah ah saya ngomong gitu, belagak amnesia ma postingan kemaren yg full emosi jiwa *uhuk*. sudah lupakan saja yg kemaren itu, hari ini mood lagi okeh banget lah […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading saya tahu at pethakilan.

meta

%d bloggers like this: