i saw her standing there

May 7, 2011 § 15 Comments

tempat ini tidak terlalu luas tapi cukup luas tuk sebuah ballroom. ruangan berbentuk segi empat dengan lantai marmer dan kandelir. ornamen dimana-mana. dinding bernuansa lembut. aduh, aku tak pernah pandai mengambarkan sesuatu jadi cukup bayangkan saja kalian berada di dalam suatu ballroom yang wow. dan jangan lupakan juga pilar-pilarnya. yap, betul seperti itu.

well, she was just seventeen
you know what i mean
and the way she looked was way beyond compare
so how could i dance with another (ooh)
and i saw her standing there

aku di sini. di tengah musik yang mengalun, orang-orang yang berdansa, para pelayan yang sibuk lalu-lalang menawarkan segelas wine atau sekedar kue-kue kecil. dan dia di sana. berdiri sendiri di sudut ruangan. cantik.

bertanya-tanya aku apa yang dia lakukan di sudut sana. kemanakah pasangannya hingga tega meninggalkannya sendiri? lelaki itu pasti tukang sia-sia. secantik itu. semanis itu.

tak percaya? lihat matanya. lihat wajahnya. lihat bibirnya. lihat rambutnya. lihat tubuhnya. coba kau lihat, pasti kau akan setuju denganku. aku saja nyaris membayangkan yang tidak-tidak saat melihatnya. hahahaha.. maafkan naluri ini.

well she looked at me, and i, i could see
that before too long i’d fall in love with her
she wouldn’t dance with another (ooh)
and i saw her standing there

ups.. dia tersenyum saat tersadar aku memperhatikannya. segera kubalas senyumnya. lelaki mana yang mampu menolak senyum itu? aku?! jelas bukan jenis lelaki itu.

well, my heart went “boom”
when i crossed that room
and i held her hand in mine

mataku tak lepas dari tatapannya. tanpa buang waktu kutaruh gelas yang setengah kosong itu dan melangkah ke arahnya. tepat di depannya aku ulurkan tanganku, mengajaknya berdansa. nekat memang. tapi tak apalah, untuk gadis seperti ini kadang nekat adalah keharusan. ekspresi matanya agak sedikit berubah, terkejutkah dia? sungguh menyesal aku tak pintar membaca bahasa mata. aku tak tahu.

lalu tahukah kalian apa yang dia lakukan? yeah, uluran tanganku disambutnya. bila tak ingat aku sedang dimana dan di depan siapa, tentu kalian akan mendapatkan aku tengah jejingkrakan seperti monyet menang lotere. eh sebentar, memang ada monyet main lotere?

whoa, we danced through the night
and we held each other tight
and before too long i fell in love with her

bagiku satu lagu cukup. tapi ternyata keberuntungan tetap berpihak padaku, dia tak melepaskanku di lagu kedua, ketiga, dan seterusnya. lagi-lagi bila kalian ada di sana kalian akan melihat mukaku yang sedikit memerah ini. kalian juga akan merasakan jantungku yang tak berhenti ikut berdansa, bukan slowdance macam aku dan dia lakukan, tapi macam orang minum inex satu strip, loncat sana loncat sini. duh gusti.. mudah-mudahan dia tidak merasakannya, bisa turun imageku nanti.

now i’ll never dance with another (ooh)
since i saw her standing there

tujuh. keberuntunganku ternyata hanya sepanjang tujuh lagu. diakhir lagu ketujuh dia melepaskan pelukannya. matanya tidak menatapku. penasaran kualihkan pandangan mengikuti arah bola mata cokelatnya tertuju. sesosok lelaki seumuranku. wahai kawan, sungguh aku berharap kalian ada di sini, bersamaku tuk tertawa dan menikmati ekspresi lelaki itu. menggelikan.

dengan tergesa gadis itu pergi. tanpa pamit tentunya. apalagi yang bisa aku harapkan di saat mata si lelaki seakan sudah jadi perpanjangan tangan yang membawa pedang, untuk yang ini aku tak perlu belajar bahasa mata, aku mengerti. bahkan untuk tahu namanya saja aku sudah tak berharap. yeah, tertawalah kalian atas kebodohanku itu. lupa bertanya nama. aku sendiri sudah cukup bersyukur tidak dipermalukan.

tapi lagi dan lagi keberuntungan masih tersisa di malam ini. tiba-tiba gadis itu berbalik dan menjejalkan sesuatu di tanganku, lalu pergi menyusul lelakinya yang telah menghilang terlebih dahulu. kalian tau apa yang dia jejalkan itu kawan? kalian tau?! sekarang telan lagi tawa kalian tadi dan dengarkan baik-baik.

nama dan nomer teleponnya ada di tanganku sekarang. hah!! alam raya memang sedang berpihak padaku bukan?! hahahaha..

ooh since i saw her standing there
yeah well, since i saw her standing there

kuambil gelas berikutnya dari pelayan yang melintas. esok, aku akan berjudi. dan berharap menang tentunya. doakan ya kawan.

~~~~~~~

terinspirasi dari lagunya The Beatles yg I Saw Her Standing There. as info ini asli fiksi, bukan pengalaman pribadi. kalopun pengalaman pribadi, jelas bukan pribadi saya:mrgreen:.

ohya, karena ini fiksi pertama yg saya tulis pastinya banyak bolong di sana sini. jadi, mau dikomplen ato dikritik ato dibantai ato dikirimin duit ato diapain aja saya mah pasrah. terserah. makasih banget malah. hehehehehe.. btw, thanks juga tuk ketiga kawan saya yg rela saya seret-seret tuk ngedit fiksi ini sebelumnya. happy reading!!

*pasang headset, lanjut nyanyi-nyanyi*

~salam~

Tagged: , ,

§ 15 Responses to i saw her standing there

  • usagi says:

    Pertamaxx,,
    Heee heee hee
    Fiksi pertama aki,,
    Gimana yaaa,,
    Not bad lah buat pemula
    *comment songong*
    Tapi aneh dah ki,, pakai kata “aku”
    Kenapa gak saya,,
    Dan si aku gak jelas karakternya sprti apa

    ~~~~~~~
    konteksnya kan crt ma temen,
    klo pake saya kayak formal bgt,
    tadinya malah mau pake gue
    hehehhehe..
    penjelasan karakternya si ‘aku’ ada kok
    tersirat
    ga ketangkep yak?

  • Keduaxxx!

    Hah, keduluaaan!
    Padahal saya sudah siapkan naskah telenovela fiksi buat diposting… Hehehe…

    ~~~~~~~
    mana tante mana??
    mau baca..

  • Asop says:

    Bikin fiksinya “Let It Be” dong…😳

    ~~~~~~~
    huaaaa..
    bikin fiksinya?
    gmn kalo asop aja yg bikin?
    *wink*

  • bintang says:

    aku ga komeng wes.
    Tepuk tangan aja.
    *nyuci gelas kosong yg tadi di tinggal*

    ~~~~~~~
    itu sekalian piringnya ya mbok
    *kipas2*

  • Sugeng says:

    Ikutan membaca debutan fiksi pertama, kalau aku sampai sekarang tidak pernah bisa membuat fiksi. Jadi gak ada kritik maupun saran, bagus koq sampai keningku berkerut memahami isi ceritanya😆

    Salam hangat serta jabat erat selalu dari Tabanan

    ~~~~~~~
    wah berkerut? bingung donk?
    salam pethakilan dr jogja😉

  • pasti lebih bagus kalo ditambah lagu dan joget keong Racun lengkap dengan gaya Alam, ditambah goyang ngebor, patah-patah plus kayang sekalian.

    btw, coba2 kirim ke majalah siapa tahu dimuat kan honornya bisa buat traktir kita2..

    ~~~~~~~
    hahahhaha
    setelah ngebor, patah2, trus kayang
    abis itu masuk panti pijet, keseleo😆
    majalah mana yg mau dicobain tulisan kayak begini?
    amatirnya pake banget

  • adizone23 says:

    well, she was just seventeen —-> kalo baca tulisan ini jadi ingat lagu “jaga selalu hatimu”…haha

    The Beatles mang oke dah bisa membuat si empunya blog bikin cerita fiksi yang keren…

    #np Hey Jude.

    ~~~~~~~
    hiaaaa lsg buyar khayalanku
    hehehhehe
    thx yak..
    #np i love her

  • lukmanjack says:

    kerenz…
    salam kenal😀.

    ~~~~~~~
    makasih,
    salam kenal jg😀

  • Prima says:

    Kaya di film2… dikasih nomor telepon… besoknya selingkuh deh ceweknya…😀

    Bagus fiksinya, aku pikir tadi ini beneran… based on true story maksudnya, heheheheh… coba bikin yang lain.. * malah nyuruh!.

    ~~~~~~~
    hehehheheh..
    belum tentu juga selingkuh..
    eh dia nyuruh,
    sini upeti dulu
    #japrem

  • Ade Truna says:

    yang terbayang sosok john lennon sama om paul mc cartney flamboyan tua yg sdg menyandang gelar pengantin baru…

    ~~~~~~~
    huaaaa..
    ngiri ya om?
    #polos

  • choirul says:

    wah keren ya…. kapan-kapan aku harus nulis fiksi juga ah…

    salam hangat dari blogger
    UMY

    ~~~~~~~
    ayo nulis fiksi..
    *lempar pom2*

  • ini namanya mengupas…”DI BALIK LAGU”..

    Ayo cari lagu2 lain..menarik untuk ditunggu

    Salam,
    Keluarga Harestya

    ~~~~~~~
    ada ide lagu apa??
    *kedip2 kelilipan*

  • temen-temen, aku lagi ikutan lomba blog, mohon bantuannya untuk membaca dan memberikan komentar ya diblog saya. silakan klik http://pelangiituaku.wordpress.com/2011/05/09/hipnotis-fatamorgana/
    makasih untuk kunjungan dan komentarnya, semoga amal kebaikan dibalas oleh Tuhan. amin🙂

    ~~~~~~~
    otw ke tkp yak..😉
    gud luck buat kontesnya

  • nh18 says:

    (jejingkrakan)

    Asik nih …
    🙂

    ~~~~~~~
    ahhahahhaha
    si om malem2 jejingkrakan
    apa yg asik om??

  • […] kata dan karya. niat awal bulan pengen minimal bikin satu fiksi seminggu sekali eh jadinya cuma satu biji dan itu pun rasanya rasa tuna-kata. trus udah seminggu belakangan kumat males baca-baca jurnal […]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

What’s this?

You are currently reading i saw her standing there at pethakilan.

meta

%d bloggers like this: