sepasang sendal jepit berkaret merah
March 4, 2012 § 8 Comments

Di depan freon AC Kelas 2-11 sebuah SMA Negeri di Jakarta
“Ngapain?”
Tanpa peringatan suara itu menerobos masuk gendang telingaku, seketika membuat si perut yang awalnya baik-baik saja mendadak mulas. Belakangan selalu begitu setiap kali ia muncul.
“Ini lagi jemur sepatu sama kaos kaki” jelasku sembari menunjukkan sepasang sepatu dan kaos kaki yang basah kuyup akibat hujan yang turun di tengah perjalanan kuberangkat sekolah, bersebelahan dengan tiga pasang sepatu dan kaos kaki lainnya.
Kepalanya mengangguk-angguk saat mendengar penjelasanku. Tak lama ia balik badan dan pergi begitu saja. Aneh. Tapi baguslah dia pergi, jadi aku bisa konsentrasi menjemur sepatu tanpa perlu diganggu rasa mulas.
“Yak kelar!! Semoga cepet kering.” Puas kulihat ‘hasta karya’ jemuran sepatuku. Tatapanku berpindah ke arah kedua kakiku yang kini tanpa alas. “Alamat nyeker nih. Ah.. Tak apalah. Ga sendirian ini, anak-anak juga ada yang nyeker” batinku.
“Ris!!”
Aduh. Suara itu lagi. Nah mulai mulas lagi kan perutku. Kubalikkan badan, “apa?”
“Nih.” Disodorkannya sepasang sendal jepit berkaret merah. “Daripada nyeker lo.”
“Dapet darimana?” Tanyaku. Karena sepengetahuanku, koperasi sekolah kami tidak menjual sendal jepit, apalagi yang karetnya merah begini.
Dia pun cengengesan, “punya ibu kantin. Sewa sehari.”
“Eh?! Trus si ibu pa…” Belum lengkap kalimatku dia sudah balik badan, kembali pergi begitu saja “…kek apa?”
“Sendal jepit darimana Ris?”
Kulihat Jangs, sahabat sekaligus teman sebangkuku, yang ujug-ujug sudah berdiri di sampingku. “Ini barusan dibawain sama Danu. Sewa sehari punya ibu kantin katanya.”
“EEEEHH?!”
~~~~~~~
saya lagi punya proyek iseng nan kurang kerjaan. for fun. bukan buat siapa ato apa, cuma buat kepuasan diri aja. dan fiksi serial danu-oris inilah proyeknya. serial tapi tidak bersambung, tidak pula berurutan, dan ending-nya sudah ada di awal.
ada yg mau ikutan?
*buka-buka arsip masa lalu tuk bahan cerita*
~salam~

kayaknya bisa jadi ide bisnis baru persewaan sandal jepit
Sendal Baru ya ???
(halah kok komen tentang foto sandal sih)
salam saya
ini fiksi yang lo ceritaiin di ym-an kemarin yakk
keren…
jadi inget jaman sma dulu,,
rame-rame jemur sepatu gara2 jalanan menuju sekolah kebanjiran..
judul uda sendal, gambar juga sendal, pengulangan.
…..itu tanda cacing yang terakhir, awalnya saya pikir itu kata yang keciiiiiiil banget.
hati-hati loh buruan dikembalikan tepat waktu kalo gak bisa dituntut 5 tahun penjara kayak kejadian di Palu…hehe
[...] tenaaaang… tenaaang… ini bukan kisah nyata. ini cuman fiksi. seperti yang diketahui bersama. sejak resmi jadi mahasiswa pengangguran, saya gak bisa lagi mengkambinghitamkan kuliah atau tesis atau apapun untuk alasan saya males ngupdate blog. nah, untuk menumbuhkan rasa keinginan saya menulis, saya berusaha membuat fiksi. niatnya sih ngikutin yang dilakukan si Pethakilan di sini. [...]
lanjutkaaan ceritanya!
btw, masa sih ini full fiksi?
hmmm…sniff sniff..
*berusaha mencium yang terselubung alias ngotot*